Kades Bunijaya Apresiasi Perbakin dan Bagong Mogok Usai Lumpuhkan Babi Hutan Penyerang Warga. (Lesmanaderi).
Cianjur |Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kabupaten Cianjur bersama komunitas Bagong Mogok berhasil melumpuhkan babi hutan yang menyerang empat warga Kampung Cilameta, Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran.
Hewan liar tersebut dilumpuhkan pada Jumat malam (12/6/2026) setelah tim melakukan pemantauan dan memasang umpan di lokasi.
Tim memastikan babi hutan tersebut adalah pelaku penyerangan berdasarkan ciri bekas pukulan di bagian kepala, sesuai dengan keterangan yang disampaikan oleh korban.
Wakil Ketua Bagong Mogok, Gopar Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa tim sengaja menyebar pakan untuk memancing kemunculan hewan yang meresahkan warga tersebut.
“Babi hutan itu datang sekitar pukul 18.30 WIB untuk menyantap pakan yang kami pasang. Setelah memastikan targetnya pas, kami langsung melumpuhkannya,” ujar pria yang akrab disapa Mang Gopar ini.
Selain mengatasi ancaman satwa liar, Perbakin Cianjur dan Bagong Mogok juga menunjukkan kepedulian dengan memberikan santunan kepada keluarga empat korban luka. Bahkan, tim ikut mengantar dua korban luka berat kembali ke rumah sakit guna memastikan mereka mendapatkan perawatan intensif yang maksimal.
“Kami juga membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang menjaga korban selama masa pemulihan di rumah sakit,” tambah Mang Gopar.
Keberhasilan ini membawa rasa lega bagi warga setempat yang sebelumnya dihantui ketakutan. Meski situasi sudah aman, Mang Gopar tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat beraktivitas di dekat kawasan hutan.
“Warga silakan beraktivitas kembali seperti biasa. Namun, tetap berhati-hati dan waspada saat berada di area yang berbatasan dengan hutan, karena potensi ancaman babi hutan lain masih ada,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Kepala Desa Bunijaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Perbakin Cianjur dan komunitas Bagong Mogok atas respons cepat mereka dalam membantu masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada komunitas Bagong Mogok, khususnya Mang Gopar, yang telah turun langsung melindungi warga kami dari ancaman babi hutan ini,” pungkas Kades.
Dengan dilumpuhkannya babi hutan tersebut, kini warga Desa Bunijaya dapat kembali berladang dan beraktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.













