ERI Sapa Pemkab Cianjur, Tawarkan Empat Program Kolaborasi untuk Masyarakat. (Foto: Ist).
Cianjur | Langkah nyata digulirkan Energi Relawan Indonesia (ERI) dalam membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Organisasi gerakan sosial ini bertemu langsung dengan Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe yang akrab disapa Abi Ramzi, di Pendopo Cianjur, Senin (4/5/2026).
Pertemuan hangat penuh silaturahmi itu tak sekadar ajang perkenalan. Penasihat ERI, Fauzi, dengan lugas memaparkan perjalanan organisasi, mulai dari sejarah berdiri hingga ragam program kemanusiaan yang telah dijalankan. Fauzi menegaskan, ERI hadir sebagai gerakan sosial yang fokus pada penguatan relawan, pendidikan sosial, lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua ERI, Rojudin, turut menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya bukan sekadar memperkenalkan program, melainkan menawarkan sebuah gagasan besar: kolaborasi nyata dengan pemerintah daerah.
“Kami yakin, pembangunan daerah tak akan optimal tanpa partisipasi aktif masyarakat sipil yang terorganisir dan berjiwa gotong royong,” ujar Rojudin penuh semangat.
Dalam pemaparannya, ERI mengemukakan empat program unggulan yang siap disinergikan:
1. Sekolah Relawan ERI – Menyasar pelajar SMA dan mahasiswa untuk membentuk karakter pemimpin muda yang peduli sosial, siaga bencana, dan cinta lingkungan. ERI berharap dukungan dinas terkait untuk membuka akses ke sekolah dan kampus, termasuk fasilitasi sarana prasarana.
2. Edukasi & Pemberdayaan Masyarakat – Fokus pada pengelolaan sampah, gerakan lingkungan, energi terbarukan sederhana, hingga penanaman pohon. ERI juga mengusulkan agar program CSR di Cianjur lebih berdampak langsung dan berkelanjutan.
3. Rumah Singgah – Wujud kepedulian bagi warga kurang mampu, keluarga pasien, dan kelompok rentan yang butuh tempat tinggal sementara. ERI meminta dukungan pemerintah dalam pemanfaatan aset daerah dan kolaborasi lintas dinas.
4. Perlindungan Relawan – Melalui BPJS Ketenagakerjaan BPU. Menyadari risiko tinggi yang dihadapi relawan di lapangan, terutama saat bencana, program ini dinilai sangat krusial.
Menanggapi tawaran tersebut, Wakil Bupati Abi Ramzi memberikan respons positif. Ia mengakui bahwa peran relawan menyandang tanggung jawab besar.
“Menjalankan amanah di masyarakat itu konsekuensinya besar. Tapi di sisi lain, relawan adalah wadah luar biasa untuk menampung niat baik warga yang ingin membantu sesama,” ujar Abi Ramzi.
Ia pun menekankan pentingnya sinergi lintas elemen, terutama dalam penanganan bencana. “Masyarakat harus benar-benar merasakan kehadiran kita semua,” tegasnya.
Tak hanya itu, Abi Ramzi juga menyoroti pentingnya edukasi kemanusiaan bagi generasi muda, khususnya Generasi Z, agar mereka memiliki kepedulian sosial yang tinggi, terutama di masa pascabencana.
Audiensi ini diharapkan menjadi fondasi awal kolaborasi berkelanjutan antara ERI dan Pemkab Cianjur. Tak sekadar basa-basi, ERI berharap pertemuan ini melahirkan arahan konkret dan tindak lanjut nyata dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dengan semangat kolaboratif dan partisipatif, ERI mengajak semua elemen untuk tumbuh bersama menghadirkan pelayanan sosial yang cepat, tepat, dan berdampak luas bagi masyarakat Cianjur.














