Di Bawah Kepemimpinan Ahmad Saepudin, Desa Mekarjaya Transformatif

Di Bawah Kepemimpinan Ahmad Saepudin, Desa Mekarjaya Transformatif

Cianjur | Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, sukses mencatatkan sejarah pembangunan yang signifikan selama periode kepemimpinan Kepala Desa Ahmad Saepudin dari tahun 2020 hingga 2026.

Berbagai infrastruktur vital berhasil direalisasikan, mulai dari puluhan unit jembatan penghubung, fasilitas umum, hingga penguatan tanggul dan perkerasan jalan yang merata di lima kedusunan.

Program pembangunan yang masif ini menyentuh seluruh pelosok desa, yakni Kedusunan Gunung Kembang, Bongas, Leuwi Bitung, Mekarmanah, dan Cilimus. Berikut adalah rincian capaian pembangunan yang dilaporkan:

Konektivitas Antar Wilayah: 10 Titik Jembatan Baru

Untuk memutus mata rantai keterisolasian dan mempermudah akses warga, Pemdes Mekarjaya membangun total 10 unit jembatan. Rinciannya, 2 titik di Kedusunan Gunung Kembang, 4 titik di Kedusunan Bongas, 2 titik di Kedusunan Leuwi Bitung, dan 2 titik di Kedusunan Mekarmanah.

Fasilitas Umum yang Semakin Lengkap

Wajah Desa Mekarjaya turut berubah dengan hadirnya sejumlah fasilitas publik megah. Pembangunan Kantor Desa yang representatif dan Gedung Serba Guna (Aula Desa) menjadi pusat kegiatan masyarakat. Selain itu, pembangunan fasilitas edukasi dan kesehatan juga digencarkan, meliputi 1 unit Sekolah Diniyah dan 1 unit MCK di Kedusunan Gunung Kembang, serta masing-masing 1 unit Posyandu di Kedusunan Leuwi Bitung dan Kedusunan Mekarmanah.

Penguatan Infrastruktur: TPT dan Bronjong

Antisipasi terhadap bencana longsor dan penguatan tebing dilakukan melalui pembangunan Talud Penahan Tanah (TPT) dan Bronjong yang tersebar di 5 titik, yakni masing-masing 1 titik di Kedusunan Gunung Kembang, Bongas, Cilimus, Leuwi Bitung, dan Mekarmanah.

Irigasi untuk Produktivitas Pertanian

Sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa mendapat perhatian serius. Pembangunan irigasi dilakukan di 2 titik, yaitu 1 titik di Kedusunan Bongas dan 1 titik di Kedusunan Leuwi Bitung, guna memastikan aliran air lancar ke lahan para petani.

Jalan Mulus Sepanjang 18,7 Kilometer

Program unggulan yang paling dirasakan masyarakat adalah pembangunan infrastruktur jalan. Pemerintah desa menyelesaikan pembangunan perkerasan jalan akses tani di Kedusunan Gunung Kembang sepanjang 0,546 KM yang meliputi Jalan Cikacip dan Jalan Curug Janggut.

Yang lebih monumental, pembangunan Cor Rabat Beton untuk jalan lingkungan berhasil direalisasikan dengan total panjang 8,9 KM yang menyebar di seluruh lima kedusunan. Tak hanya itu, akses utama desa juga dimuluskan melalui pembangunan Cor Beton Jalan Desa sepanjang 9,3 KM yang juga berlokasi di Kedusunan Gunung Kembang, Bongas, Cilimus, Leuwi Bitung, dan Mekarmanah.

“Total panjang pembangunan cor beton yang kita kerjakan, baik untuk jalan lingkungan maupun jalan utama desa, mencapai lebih dari 18 kilometer. Ini komitmen kami untuk meningkatkan mobilitas warga dan menggerakkan roda perekonomian,” ujar Kepala Desa Ahmad Saepudin dalam keterangannya, Jumat (17/2/2026).

Dengan rampungnya berbagai proyek strategis ini, masyarakat Desa Mekarjaya kini menikmati infrastruktur yang lebih modern dan memadai, menandai era baru kemajuan desa di ujung masa baktim Ahmad Saepudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *