Bupati dan Forkopimda Cianjur Tinjau Korban Keracunan Jamur di RSUD Sayang. (Foto: SMR).
Cianjur | Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur mengunjungi korban keracunan yang dirawat di RSUD Sayang Cianjur, Kamis (22/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memantau langsung kondisi warga yang diduga keracunan setelah mengonsumsi jamur yang dipetik sendiri.
Bupati menjelaskan, kejadian ini melibatkan empat orang warga yang mengolah dan memakan jamur yang mereka ambil dari sekitar lingkungan tempat tinggal.
“Empat-empatnya masuk Rumah Sakit, tapi yang satu sudah pulang. Sementara tiga orang lagi masih dirawat. Semuanya sudah menunjukkan perbaikan yang jauh lebih baik. Hanya satu orang yang masih membutuhkan pengawasan intensif di ICU karena kondisinya kurang baik dibanding yang lain,” kata Bupati.
Menanggapi jenis jamur yang dikonsumsi, Bupati menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan identifikasi lebih lanjut.
“Pada saat kami datang, tidak ada sampel yang tersisa. Jadi kita akan cari tahu lagi. Keterangan dari pasien, bentuk jamurnya sama seperti yang biasa dimakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Adapun gejala yang dialami korban, dilaporkan terjadi secara umum yang terjadi pada korban keracunan, seperti muntah-muntah dan pusing.
Masih di lokasi yang sama Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., yang turut mendampingi, mengonfirmasi temuan tersebut.
“Kami Forkopimda bersama Bapak Bupati Cianjur, dan berdasarkan laporan dari anggota Kamtibmas yang didukung perangkat desa, mendapati fenomena yang diduga keracunan. Hasilnya benar, empat orang mengalami keracunan sesuai yang disampaikan Bapak Bupati,” tegas Kapolres.
Ia sekaligus menegaskan bahwa insiden ini murni akibat konsumsi jamur beracun, tanpa ada faktor lain. Pernyataan ini sejalan dengan pesan yang disampaikan Bupati kepada masyarakat.
“Sekali lagi, di musim hujan ini Bapak Bupati sudah menyampaikan dan memesankan bahwa banyak tumbuh jamur, sehingga harus benar-benar diseleksi mana yang bisa dikonsumsi,” tambahnya.
Terakhir, Kapolres menyampaikan harapannya, agar para korban bisa segera pulih.
“Insya Allah, dengan penanganan dari tim dokter di RSUD Cianjur, mereka akan segera pulang ke kediamannya masing-masing,” pungkasnya.














