Bupati Cianjur Kunjungi Keluarga Korban Penganiayaan, Tekankan Perlindungan bagi Warga Rentan. (Foto: Ali).
Cianjur | Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, mengunjungi rumah duka almarhum Minta di Cianjur pada Rabu (4/3/2026).
Diketahui Minta merupakan warga yang meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh tetangganya sendiri. Peristiwa tragis ini dipicu oleh tuduhan bahwa korban mengambil dua buah labu siam.
Dalam kunjungan tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur itu tidak hanya menyampaikan belasungkawa, tetapi juga mengecek langsung kondisi keluarga yang ditinggalkan.
Berdasarkan pantauan, Bupati menyerahkan bantuan dan santunan kepada pihak keluarga. Ia juga sempat berdialog dengan ibunda almarhum yang selama ini hidup dan dirawat oleh Minta.
Usai pertemuan, Bupati Wahyu Ferdian menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi cambuk bagi pemerintah untuk lebih hadir di tengah masyarakat.
“Jangan sampai karena ketidakmampuan, kemiskinan, atau ketidakberdayaan, hal-hal seperti ini terjadi lagi,” ujar Bupati dengan nada prihatin.
Lebih lanjut, ia mengajak semua pihak untuk melakukan introspeksi, sebagai pemerintah tentunya harus memiliki tanggung jawab.
“Kita harus bekerja lebih ekstra dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Ketidakberdayaan warga jangan sampai berujung pada tragedi,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Bupati memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat dan akan mengintegrasikan dinas-dinas terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya, untuk meningkatkan kepekaan.
“Selain daripada itu, saya juga meminta para camat, kepala desa, hingga ketua RT dan RW untuk aktif mendata dan memperhatikan warganya, terutama mereka yang hidup dalam kondisi tidak mampu dan rentan,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Cianjur berkomitmen untuk memperkuat program perlindungan sosial dan kepedulian terhadap kelompok rentan.
“Dengan dilakukannya langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang, serta memastikan tidak ada warga yang merasa terabaikan,” tutupnya.














