Cianjur | Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si. M.H., pimpin langsung mediasi pasca bentrok organisasi masyarakat antara Ormas PP dan Sapu Jagat yang terjadi di Ciranjang, mediasi tersebut berlangsung di Aula Sat Intelkam Polres Cianjur, Jumat 30/08/202, malam.
Mediasi tersebut dihadiri oleh Para Pejabat Utama Polres Cianjur serta ketua dan pengurus ormas PP dan Sapu Jagat.
Diketahui akibat bentrokan itu, kedua belah pihak masing-masing anggotanya ada yang mengalami luka serius hingga harus di rawat di Ruma Sakit, lantaran saat bentrok keduanya menggunakan senjata tajam. Sehingga pihak keamanan pun sempat kewalahan karena kalah jumlah dengan massa.
Namun, berkat kepiawaian jajaran Polres Cianjur dalam menyikapi hal tersebut, dua ormas besar yang saling serang itu berujung damai dengan membuat surat kesepakatan bersama diatas materai.
Adapun yang tertuang dalam surat kesepakatan bersama tersebut adalah :
Akan menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah mufakat/kekeluargaan.
Tidak akan saling melaporkan/menuntut secara Hukum yang berlaku.
Menyatakan tidak akan melakukan aksi susulan/balas dendam.
Menyatakan permasalahan telah dianggap selesai.
Terhadap korban warga masyarakat yang bukan anggota Posgab Sapujagat dan Ormas Pemuda Pancasila, kami sepakat akan menanggung pembiayaan pengobatannya.
Untuk memperkuat surat kesepakatan bersama itu, kedua pimpinan yakni Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur Endi Cahyadi dan Ketua Umum POSGAB Sapujagat Cianjur Asep Mukarom, menandatanganinya di atas materai dengan disaksikan Kapolres Cianjur dan Para Pejabat Utama Polres Cianjur serta ketua dan pengurus ormas PP juga Sapu Jagat.
Dalam siaran persnya, Kapolres Cianjur menyampaikan bahwa masalah ini sudah selesai, tidak ada lagi aksi susulan dan sampai kapanpun tidak akan terjadi, masing-masing pihak harus bisa untuk menahan diri menjaga ketertiban. Karena hal ini bisa membuat kedua belah pihak menjadi negatif di masyarakat.
“Penilaian itu dari masyarakat, artinya mari kita bersama-sama menjaga jaga Cianjur ini, dengan adanya Ormas dan LSM tentunya harus di bentuk untuk Cianjur ini tenteram, nyaman lohjinawi.” ucap Kapolres Cianjur.
Kapolres Cianjur menjelaskan, untuk korban luka segera di temui keluarganya masing-masing dan tentunya belum ada laporan kepada pihak kepolisian dan kepolisian akan memproses apabila ada laporan apapun siapa masyarakat yang melapor akan di tindaklanjuti.
“Cukup ini yang terakhir apabila terjadi lagi akan kami proses. Di Cianjur akan ada agenda politik dan saya berharap situasi Cianjur ini kondusif, lebih baik kita bergembira tidak boleh terjadi lagi, karena kami bukan musuh masyarakat.” jelasnya.
Kapolres Cianjur berpesan kepada para ketua ormas untuk mengintruksikan kepada anggotanya. “Agar tidak ada lagi yang keluar dan pulang ke rumah masing-masing lalu istirahat supaya kejadian serupa tidak terulang kembali,” pesannya.











