AWAN Minta Media Tak Sebarkan Berita Hoaks Terkait Ancaman kepada Wartawan di Nagan Raya

Ketua Aliansi Wartawan Nagan Raya (AWAN), T. Ridwan, S.Sos., S.H.,

Suka Makmue| Aliansi Wartawan Nagan (AWAN) memberikan tanggapan atas pemberitaan di salah satu media online pada Jumat, 24 Oktober 2025, dengan judul “Diduga Orang Suruhan Kapolres Nagan Raya Ancam Wartawan, FRJ-RI Minta Kapolda Aceh Bersihkan Citra Polri”.

Ketua AWAN, T. Ridwan, S.Sos., S.H., menyatakan bahwa organisasinya mengimbau agar media tidak terburu-buru memberitakan hal yang belum jelas kebenarannya, terlebih jika menyangkut institusi negara dan jabatan publik.

“Jika ada yang merasa diancam, silakan laporkan ke polisi agar dapat diproses sesuai aturan. Jangan langsung diberitakan sebelum ada konfirmasi dan klarifikasi yang memadai,” ujar Ridwan, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, selama ini hubungan antara awak media dan Kapolres Nagan Raya berjalan baik dan saling mendukung. Ia menilai Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, sebagai pimpinan yang baik dan tidak mungkin menyuruh orang untuk mengancam wartawan.

“Kami melihat ada upaya menjatuhkan citra Kapolres yang tidak tahu menahu tentang hal ini,” tambahnya.

Ridwan juga menyoroti ketidakseimbangan pemberitaan tersebut, karena tidak dijelaskan dengan jelas siapa yang diancam, kapan, dan bagaimana ancaman itu terjadi. Ia berharap media lebih berhati-hati dan tidak menciptakan kegaduhan di Nagan Raya.

“Kehadiran wartawan sebagai kontrol sosial haruslah menjadi penyambung lidah masyarakat, bukan justru memecah hubungan baik dengan institusi lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ridwan mengingatkan pentingnya mematuhi Kode Etik Jurnalistik dengan tidak mencampuradukkan fakta dan opini.

“Kami prihatin dengan tudingan sensitif ini. Negara kita negara hukum, karena itu laporkan saja jika memang ada pelanggaran. Kami siap mengawal jika benar terjadi ancaman,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *