Cianjur | Belasan anggota yang mengatasnamakan Forum Silaturahmi Untuk Kemajuan Sukataris mendatangi Kantor Desa Sukataris, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, untuk menuntut Dana Desa, Selasa 14/01/2025.
Berdasarkan hasil musyawarah, beberapa keluhan disampaikan forum tersebut dengan memberikan ultimatum kepada kepala desa.
Menurut informasi di desa tersebut, banyak permasalahan yang tidak sesuai dalam pelaksanaan program desa. Sehingga kepala desa diduga melakukan penyalahgunaan Dana Desa yang sangat merugikkan masyarakat yang menjadi dasar penyampaian ultimatum.
Sesuai Surat Kepala Desa. Nomor 1411/90/Pem/1/2025 perihal Jawaban yang menolak audiensi dengan warga masyarakat yang menginginkan transparansi dan pertanggungjawaban dari Kepala Desa.
BPD yang tidak bisa menjalankan pengawasan dengan benar terkait aspirasi masyarakat, pihaknya sudah melayangkan teguran kepada desa untuk menyelesaikan permasalahan secara bijak, namun hingga saat ini pihak desa belum ada langkah konkret dalam menuntaskan permasalahan tersebut.
Jubir Forum SAKTI H. Gunawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Desa dan BPD. Sehingga pihaknya mengambil tindakan untuk melaporkan permasalahan ini kepada APH, Inspektorat Daerah, Kepolisian dan Kejaksaan terkait aspirasi masyarakat.
“Kami berharap ultimatum ini dapat menjadi dorongan bagi saudara untuk segera menyelesaikan permasalahan ini dengan baik demi kemajuan Desa Sukataris kedepan,”kata Jubir Forum SAKTI kepada wartawan, Selasa 14/01/2025.
Berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah desa ada beberapa yang tidak tepat sasaran, seperti ketahanan pangan dan pembangunan GOR yang mangkrak.
Menyikapi hal tersebut, Forum SAKTI meminta kepala desa untuk mundur dari jabatannya daripada masyarakat datang berbondong-bondong.
Setelah audiensi yang dihadiri perwakilan Kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas dan BPD selesai, kepala desa Moch Nurlukman S.Pdi, enggan dimintai keterangan bahkan menurut perangkat desa saat di tanya, ia sedang tidur di mushola.***








