Aksi Kolaborasi Hijau ke-66 di Gunung Congkrang, Merawat Alam Bukan Sekadar Pencitraan. (Foto: Rian Sagita).
Garut | Gerakan peduli lingkungan di Garut kian menunjukkan taringnya. Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut kembali menggelar aksi nyata lewat kegiatan Kolaborasi Hijau yang ke-66. Lokasinya tak main-main, bertempat di Blok Gunung Congkrang, Sabtu (11/04/2026).
Mengusung tema penuh makna, “Merawat Alam, Merawat Kehidupan”, aksi kali ini fokus pada pemeliharaan tanaman dan penanaman pohon. Bukan sekadar seremoni, ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk memulihkan ekosistem yang mulai terancam.
Yang bikin sorotan? Dalam aksi tersebut, para pengurus dengan sigap melakukan pemeliharaan area tanam sekaligus menanam dua pohon beringin, pohon liat, serta berbagai jenis tanaman buah-buahan. Konon, pohon beringin dipilih karena mampu menjadi penguat ekosistem jangka panjang.
Penanaman ini tak hanya bertujuan untuk penghijauan. Lebih dari itu, langkah ini disiapkan untuk menciptakan keseimbangan ekosistem sekaligus membuka peluang manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Konsepnya: alam lestari, rakyat pun makmur.
Kegiatan yang digelar secara berkala ini dipimpin langsung oleh Ketua Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, H. Jaeni. Ia didampingi oleh Sekretaris Paguyuban, Cepi Gantian, serta jajaran pengurus lain yang terlihat aktif turun tangan di setiap proses.
H. Jaeni pun angkat bicara soal konsistensi. Menurutnya, kunci utama penghijauan bukan cuma ramai-ramai menanam, tapi soal perawatan.
“Merawat alam bukan hanya tentang menanam, tetapi bagaimana kita memastikan tanaman itu tumbuh, hidup, dan memberi manfaat. Ini adalah tanggung jawab bersama yang harus terus kita jaga,” tegasnya di sela-sela aksi, Sabtu siang.
Lewat Kolaborasi Hijau ke-66 ini, paguyuban kembali mengingatkan pesan sederhana namun dalam: menjaga alam sama saja dengan menjaga kehidupan itu sendiri.
Setiap pohon yang ditanam dan dirawat di lereng Gunung Congkrang bukanlah sekadar batang dan daun. Ia adalah simbol harapan. Harapan bahwa dari Garut, akan lahir masa depan yang lebih hijau, lestari, dan tak lekang oleh waktu.








