Cianjur | Bayi mungil baru lahir berlumuran darah dan plasenta belum putus berjenis kelamin perempuan ditemukan warga tergeletak di tanah tanpa alas di jalan gang Kampung Buniayu RT 01/04 Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat 04/10/24 sekira pukul 01.30 WIB.
Bayi mungil tersebut, diduga sengaja dibuang orangtuanya karena takut ketahuan orang lain lantaran hasil hubungan gelap dengan kekasihnya.
Mendapati laporan tersebut, jajaran Polsek Bojongpicung, kepala desa, Binsa-Binmas Desa Kertamukti langsung menuju lokasi penemuan bayi malang itu.
Menurut informasi warga setempat, Eti Rohaeti (55), penemuan bayi mungil tersebut berawal dari terdengarnya suara tangisan bayi yang cukup keras hingga dikiranya suara mahluk astral (Jurig) red.
“Untuk memastikan kebenarannya, beberapa menit kemudian saya langsung keluar rumah diantar anak dan setelah daun pintu dibuka, terlihat ada bayi mungil tanpa kain sehelaipun tergeletak di atas tanah dengan tangannya teronta-ronta sambil nangis,” kata menerangkan.
Eti melanjutkan, melihat seperti itu sontak iapun menjerit meminta tolong tetangganya, hingga tak lama kemudian datanglah beberapa orang petugas piket malam (Ronda).
“Setelah datang petugas piket malam kampung bayi mungil itu dibawa ke rumah bidan terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan,” tutupnya.
Adanya penemuan bayi mungil tersebut dibenarkan Kepala Desa Kertamukti Cepi Agustina. “Informasi itu memang benar adanya, saya mendapat laporan dari Ketua RT dan RW serta masyarakat, pada Kamis dini hari, warga digegerkan dengan penemuan bayi perempuan masih berlumuran darah bahkan plasentanya pun masih ada,” kata Cepi, kepada metropuncak.com, Jumat 04/10/2024 pagi.
Masih dikatakan Kepala Desa Kertamukti, saat itupun langsung dievakuasi dan dibawa ke bidan terdekat dan setelah selesai diperiksa kesehatannya maka bayi itu untuk sementara dirawat oleh keluarga Hj Cucun yang ekonominya dianggap layak.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih pada seluruh warga, Forkompincam Haurwangi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat dan warga sekitar yang telah ikut andil mengevakuasinya. Saya berharap orangtua yang membuang bayi tak berdosa itu segera ditemukan,” tandasnya. ***








