Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Saat Mencari Batu Hias di Sungai Untuk Makam Neneknya. (Foto: Ali).
Cianjur | Niat mulia seorang anak kecil untuk menghias makam neneknya berakhir pilu. R (8), siswa kelas 3 SD, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras Sungai Curug Kebon Mangu, Cianjur, Minggu (5/4/2026). Jasadnya baru ditemukan sore harinya setelah berjam-jam dicari tim gabungan.
Korban bersama dua temannya datang ke lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka berniat mengumpulkan batu kecil untuk menghias makam nenek. Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, saat asyik memunguti batu, Ridwan memutuskan untuk berenang. Naas, pusaran air yang kuat langsung menyedotnya hingga ia hilang dari pandangan.
Dua teman korban sempat berusaha menolong, tetapi arus terlalu ganas. Mereka pun menyelamatkan diri ke tepian dan berteriak meminta bantuan warga.
Tim gabungan dari BPBD, Damkar, Basarnas, Polsek Cilaku, aparat desa, serta relawan warga dikerahkan melakukan pencarian intensif. Setelah berjam-jam menyusuri aliran sungai, jasad bocah tersebut akhirnya ditemukan di lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia.
Korban sempat dilarikan ke puskesmas setempat, namun nyawanya tidak tertolong. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk segera dimakamkan.
Kapolsek Cilaku, AKP Isep Sukana, mengimbau masyarakat agar tidak lengah mengawasi anak-anak yang bermain di sekitar sungai. Ia juga meminta warga mewaspadai perubahan cuaca ekstrem yang bisa membuat debit air naik secara tiba-tiba.
“Jangan biarkan anak-anak bermain di sungai tanpa pengawasan orang dewasa, terutama saat arus sedang deras,” tegasnya.
Suasana duka menyelimuti rumah duka. Pihak kepolisian akan memperbarui informasi jika ada perkembangan lebih lanjut.








