Cianjur | Kendati jauh dari pusat kota, Sekolah Dasar Negeri Ridogalih yang beralamat di Kampung Panaruban, Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dibawah kepemimpinan (Kepala Sekolah) Dadang Sapardi, S. Pd., M. Pd., giat menerapkan pendidikan nasionalisme.
Adapun pendidikan yang diajarkan di SDN Ridogalih diantaranya melaksanakan upacara bendera, yang mana upacara bendera termasuk sila ketiga dalam penerapan nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut dilakukan karena kegiatan upacara bendera dinilai dapat meningkatkan rasa nasionalisme yang ada dalam diri masyarakat Indonesia, dalam hal ini pihak sekolah mengajarkannya pada siswa didiknya.
Melalui pelatih upacara bendera Jenal Aripin Yusup, S. Pd, pelatih paskibra Harun Arasid, menyampaikan, agenda yang dilakukannya pada hari Sabtu 24 Februari 2024 sore, dirinya tengah melakukan latihan pengibaran bendera di lapangan SDN Ridogalih.
“Hari ini kami tengah melatih petugas upacara yang akan menjadi petugas upacara hari Senin besok, adapun petugasnya dari siswa-siswi kelas V dan VI. Melihat antusias berlatih paskibra mereka tampak bersemangat,” kata Jenal.
Ia melanjutkan, latihan pengibaran bendera merah putih ini adalah sebagai bentuk cinta pada tanah air di lingkungan SDN, yang mana kami sebagai guru pembimbing selalu mengajarkannya sebagai bagian dari nasionalisme sejak dini.
“Setiap hari Sabtu di sekolah selalu melatih siswa-siswi di sekolah kami untuk menjadi petugas upacara, istilah gaulnya latihan Paskibra,” ucap Jenal.
Jenal menyambungkan, pihak sekolah mendorong siswa-siswinya untuk mengikuti upacara bendera merah putih tak lain untuk memiliki beberapa poin penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Ya yang pertama untuk meningkatkan kekompakan, kemudian menumbuhkan jiwa nasionalisme, jiwa kepemimpinan serta melatih kedisiplinan, sehingga mampu membentuk karakter siswa-siswi yang mengenyam pendidikan di SDN Ridogalih ini,” tutupnya.








