Satpol PP Cianjur Musnahkan Barang Bukti Hasil Razia. (Foto: Ali).
Cianjur | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek serta sejumlah rokok hasil operasi pengawasan. Pemusnahan simbolik dilakukan di halaman Mako Satpol PP Cianjur, Jalan Moch Ali, Kelurahan Solokpandan, Selasa (16/12/2025).
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, menyatakan bahwa operasi pengawasan ini telah digalakkan sejak awal Desember dan difokuskan pada daerah rawan, seperti Kecamatan Cipanas, Karangtengah, dan wilayah perkotaan.
“Operasi ini berlangsung terus-menerus. Bila ada pengusaha atau pedagang yang kembali kedapatan, kami akan proses secara tindak pidana sesuai peraturan,” tegas Djoko.
Dia mengungkapkan, dalam dua bulan terakhir, lebih dari 2.200 botol miras telah berhasil dimusnahkan.
Acara tersebut tidak hanya menjadi momentum pemusnahan barang ilegal, tetapi juga peningkatan kesiapsiagaan lembaga. Hal ini ditandai dengan peresmian penambahan armada, berupa perahu karet untuk operasi penyelamatan banjir dan mobil patroli tambahan.
“Kini kami memiliki perahu karet dan mobil patroli tambahan untuk mendukung tugas-tugas kami,” ujar Djoko.
Selain itu, diselenggarakan serangkaian simulasi untuk melatih kesigapan personel, mencakup pemadaman api, penyelamatan, hingga penanganan kerusuhan. Satpol PP juga membagikan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Sehebat apa pun aparat dan pemerintah, tanpa dukungan masyarakat akan menjadi biasa saja. Masyarakat harus terus mendukung, sementara aparat tidak boleh lemah dan lelah dalam menegakkan aturan,” pesan Bupati.
Melalui langkah tegas pemusnahan barang ilegal dan peningkatan kapasitas kesiapsiagaan ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan siap menghadapi segala potensi gangguan, terutama dalam menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.








