Rumah Kakek Udi di Cianjur Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik. (Sam Apip).
Cianjur | Sebuah rumah milik Kakek Udi (74), warga Kampung Babakan Cimareme, RT 04/RW 02, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hangus terbakar pada Selasa (4/11/25) sekitar pukul 20.20 WIB. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun pemilik rumah diperkirakan menderita kerugian material mencapai Rp 30 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Kobaran api pertama kali terlihat menjalar dari bagian atap rumah. Melihat hal tersebut, Kakek Udi langsung berteriak meminta tolong.
Mendengar teriakan minta tolong, warga sekitar bergegas keluar rumah dengan membara alat seadanya untuk memadamkan api.
“Saya dan tetangga lainnya langsung keluar rumah dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya setelah mendengar teriakan Kakek Udi,” ujar Cecep, seorang warga setempat.
Ia menambahkan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Ciranjang tiba beberapa menit kemudian. Pemadaman kemudian dilakukan secara bersama-sama oleh Damkar, aparat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, serta warga. Setelah sekitar 30 menit, kobaran api berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan untuk mencegah munculnya kembali percikan api.
“Warga sempat kesulitan memadamkan api karena peralatan yang terbatas dan lokasi yang jauh dari sumber air. Setelah Damkar datang, api berhasil dikendalikan,” tambah Cecep.
Sementara itu, Kepala Desa Gunungsari, Aji Cahaya, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan satu unit rumah milik Keluarga Kakek Udi benar-benar hangus terbakar.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, titik api diduga berasal dari korsleting listrik,” kata Aji.
Ia juga mengapresiasi upaya warga dan semua pihak yang turut membantu. Karena api menjalar dengan cepat, pemadaman secara manual dinilai sulit, dan baru berhasil setelah bantuan Damkar tiba.
“Kami turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Semoga Kakek Udi dan keluarganya diberi kesabaran dan ketabahan. Untuk sementara, beliau telah dievakuasi ke rumah saudaranya yang tidak jauh dari lokasi kejadian,” pungkas Aji.
Cahaya menambahkan, pihak desa telah melaporkan kejadian ini kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Kecamatan Ciranjang untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.








