Ribuan Warga Desa Cihea Turun ke Jalan Gebyar Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1447 H. (Foto: Sam Apip).
Cianjur | Ribuan warga Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memadati jalanan dalam Pawai Obor menyambut pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Kamis malam (26/6/2025).
Acara yang dirangkai dengan tablig akbar ini menghadirkan da’i kondang asal Cianjur, Ustadz Sahlan Hidayat atau dikenal dengan Ki Pelor.
Pawai dimulai dari perbatasan Desa Cihea dan Desa Kemang, tepatnya di Kampung Panyusupan, dengan peserta berjalan kaki menyusuri jalan desa sejauh 3 kilometer dan berakhir di Lapangan Sepak Bola Badak Cihea, lokasi panggung utama acara.
Camat Haurwangi, Yadi Supriadi, S.E., menyatakan kegiatan ini sebagai wujud syukur atas nikmat Tuhan sekaligus penguatan syiar Islam.
“Pawai obor dan santunan untuk anak yatim, jompo, serta dhuafa ini menjadi sarana menyatukan masyarakat Cihea. Seluruh RT/RW terlibat dengan kompak,” ujarnya.
Yadi mengaku terkesan dengan antusiasme warga. Menurutnya ini pertama kalinya dirinya melihat pawai di tingkat desa semeriah ini.
“Pesan saya, tetap jaga ketertiban, dan acara ini bisa digelar rutin setiap tahun untuk menjaga syiar Islam,” pesannya.
Kepala Desa Cihea, Supriatna, menegaskan kegiatan ini telah menjadi tradisi sejak 2008.
“Alhamdulillah, masyarakat masih semangat. Ini murni partisipasi warga, bahkan obor dibawa swadaya oleh peserta,” jelasnya.
Acara melibatkan Forkopincam Haurwangi, Babinsa, Babinkamtibmas, perangkat desa, BPD, LPM, sekolah, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan. Setiap RT mengirim satu rombongan pawai.
Pawai menempuh rute 2 kilometer dari Kampung Panyusupan (RT 01/01) menuju Lapangan Badak Cihea melalui Kampung Pangkalan (RT 04/05).
“Kami pilih rute datar agar bisa diikuti semua kalangan. Obor simbol penerangan jiwa dan harapan di tahun baru,” papar Supriatna.
Pemerintah desa berharap semangat Muharram menjadi momentum peningkatan prestasi dan perbaikan bersama.
“Semoga tahun baru membawa berkah. Yang baik kita tingkatkan, yang kurang kita benahi,” pungkasnya.***








