Cianjur | Putra terbaik Haurwangi Andri Budiana Kasi PPM sekaligus Sekretaris Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Haurwangi Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Kamis 25/10/24, sekira pukul 20,30 WIB, mendadak meninggal dunia akibat serangan jantung.
Meninggal dunianya Andri Budiana tersebut, tentu saja membuat seluruh warga Haurwangi beserta rekannya merasa kaget, karena siang harinya masih ngobrol senda gurau dengan rekan kerjanya di Kantor Kecamatan, di lingkungan sekretariat PPK dan di lingkungan kampung halamannya.
Kasi Trantib Kecamatan Haurwangi Suryana menjelaskan, almarhum Andri Budiana memiliki sikap santun ramah pada siapapun dan memiliki karakter humoris hingga lawan bicaranya tak pernah merasa bosan bila sedang bicara selalu ketawa dan ketika sedang bekerja Andri cukup rajin tak mengenal lelah selalu fokus dalam melaksanakan tugas.
Tentu saja dengan meninggalnya Andri dengan secara mendadak, membuat kaget semua pihak yang sekaligus merasa kehilangan sosok putra daerah yang piawai dalam bekerja juga pandai dalam bergaul.
“Ketika dikabarkan Andri Budiana meninggal dunia awalnya tak percaya sedikit pun, namun setelah dipastikan baru percaya dan merasa kaget, karena sore harinya sebelum bubar kantor masih berebut absen fingerprint ingin saling duluan pulang,”katanya menjelaskan.
Ia menambahkan, saking dekatnya dengan Andri Budiana seluruh pegawai Kecamatan Haurwangi tidak merasa orang lain terhadap Andri Budiana melainkan seakan saudara sendiri, hingga tali kasih sayang terikat erat. Dengan itu ia seraya mendapatkanya.
“Selamat jalan kawan, semoga di alam sana ditempatkan di tempat yang lapang dan keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan sabar dan tawakal, aamiin,”ungkap Suryana sembari menahan air mata.
Kepala Desa Ramasari Iyus Yusuf menambahkan, almarhum Andri Budiana itu seorang tokoh masyarakat warga Kampung Raksabala Desa Ramasari yang aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, hingga dekat dengan masyarakat dan para pemuda.
“Tiap Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN), almarhum selalu membuat acara yang cukup menarik perhatian masyarakat diantaranya mengadakan berbagai macam perlombaan yang disesuaikan dengan PHBI maupun PHBN dan sering menyelenggarakan pasar dadakan,”kata Iyus.
Iyus mengaku, memiliki kenangan yang hingga kini tak kan hilang, yaitu mendirikan pasar mingguan di jalan raya lama Desa Haurwangi ketika Andri Budiana menjadi Pjs Kepala Desa Haurwangi.
“Kami merasa kehilangan sosok putra terbaik Andri Budiana, dengan pukanya ke Rahmatullah mendahului kita semoga mendapat ridho Illahi,’ Allohumagfirlahu warhamhu waafihi wafuanhu,”akunya.








