Oknum Kades Dijemput Polisi Saat Kondangan Lantaran Terjerat Kasus Penipuan

Cianjur | Kepala Desa Pagermaneuh Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berinisial D.N sekira pukul 09.30 WIB di jemput Polisi dari Polres Cimahi, saat kondangan acara pernikahan yang berlangsung di gedung serbaguna As Sakinah di jalan KH. Abdullah Bin Nuh, Sabtu 01/02/2025.

Saat penjemputan oknum kades berlangsung turut disaksikan pihak keluarga dan sekdes di lokasi hajatan.

Penjemputan tersebut berawal dari adanya laporan warga Bandung terkait kasus dugaan penggelapan mobil rental yang telah lama menjeratnya.

Menurut informasi, penangkapan Kades Pagermaneuh tersebut terjadi saat dirinya menghadiri kesaksian adiknya menikah di gedung serbaguna As Sakinah Cianjur.

Saat penangkapan, sempat alot karena mulai dari pikul 09.00 WIB- 11. 30 WIB, dengan menggunakan mobil pik up warna putih menuju Polres Cimahi guna di mintai penyidikan lebih lanjut.

Penangkapan oknum kades tersebut lantaran menjadi pelaku pengelapan roda empat yang berawal dari adanya laporan salah satu warga Bandung yang sudah lama menjadi korbannya.

Lantaran korban sudah merasa kesal, akhirnya melaporkan dugaan penipuan uang puluhan juta rupiah dengan kasus penggelapan mobil rental dan sejauh ini kendaran yang diduga digelapkan saat ini telah disita penyidik guna di jadikan barang bukti.

Adanya penangkapan oknum kades tersebut, dibenarkan Kuasa hukum korban A Jaelani, dikatakannya, bahwa benar oknum kades Pagermaneuh telah ditangkap lantaran diduga melakukan penipuan kepada kliennya.

“Benar oknum kades tadi di jemput paksa pihak Polres Cimahi, terkait dugaan penggelapan kendaraan roda empat milik klien kami warga Bandung yang menjadi korban dan telah melapor ke Polres Cimahi, dan saya ini sebagai kuasa hukum korban,”kata A Jaelani.

Menurut kuasa hukum korban, sudah banyak yang mengadu kepadanya terkait penggelapan.

“Sampai ini ternyata masih banyak korban yang belum beres, karena memang bukan mobil kades, dengan modus dipinjam dan di gadaikan ke orang lain dan akhirnya hilang sampai puluhan unit,”tutupnya.

“Hingga kini, belum ada pernyataan dari pihak Kepolisian Resort Cianjur ataupun Cimahi mengenai penangkapan oknum kades di Cianjur ini,”pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *