Sukabumi | Di tengah era digital yang serba cepat, inisiatif literasi NGRBUBUREAD hadir di Sukabumi sebagai oase untuk menghidupkan kembali budaya membaca dan diskusi yang bertempat di Caffe Yanibi, Nanggeleng.
Kegiatan tersebut bukan sekadar lapak baca gratis saja, tetapi dijadikan juga ruang edukasi dan inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
NGRBUBUREAD merupakan kolaborasi apik antara komunitas Gubuk Literasi, RIPA, dan Teman Seiman, didukung oleh para relawan dari berbagai latar belakang.
Dengan konsep ruang baca terbuka, kegiatan ini memberikan akses gratis kepada masyarakat untuk menikmati beragam koleksi buku dan mengikuti sesi diskusi yang menggugah pikiran.
Suasana Caffe Yanibinya sendiri terasa nyaman dan santai, sehingga bisa menciptakan atmosfer kondusif untuk membaca dan berdiskusi. Alhasil pengunjung pun tidak hanya dapat menikmati bacaan, tetapi juga berkesempatan untuk berbagi wawasan dan pengalaman hidup.
“Kami ingin mengubah paradigma bahwa membaca adalah kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat, bukan sekadar kewajiban,” ungkap salah satu penggagas acara dari Gubuk Literasi.
“Dengan suasana yang santai dan tempat yang nyaman, kami berharap generasi muda semakin termotivasi untuk menjelajahi dunia melalui buku,” tambahnya penuh harap.
NGRBUBUREAD tidak hanya menyediakan buku untuk dibaca di tempat atau dipinjam, tetapi juga menghadirkan sesi diskusi yang memperkaya pengetahuan. Pengunjung dapat berbagi perspektif, mendiskusikan ide, dan mendapatkan inspirasi dari pengalaman orang lain.
Kegiatan ini juga menjadi solusi bagi masyarakat yang kesulitan mengakses bahan bacaan berkualitas. Dengan menyediakan akses gratis, NGRBUBUREAD berupaya menjangkau lebih banyak orang dan menanamkan kecintaan membaca.
Lebih dari sekadar acara literasi, NGRBUBUREAD memiliki visi mulia: mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berwawasan luas. Dengan menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini, diharapkan masyarakat lebih siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Antusiasme pengunjung menunjukkan bahwa minat baca di Sukabumi masih tinggi. Dibutuhkan pendekatan yang kreatif dan inklusif untuk menarik perhatian generasi muda terhadap literasi.
NGRBUBUREAD menjadi bukti nyata bahwa membaca adalah investasi berharga untuk masa depan.
“Membaca adalah jendela dunia, dan kami ingin membuka jendela itu selebar-lebarnya untuk semua orang,” ujar seorang relawan.***








