Kepala Staf Komando Garnisun Tetap II/Bdg Marsma TNI Novlamirsyah Gelar Nobar Film ‘Believe’ bersama Forkopimda dan Masyarakat Cianjur

Kepala Staf Komando Garnisun Tetap II/Bdg Marsma TNI Novlamirsyah Gelar Nobar Film ‘Believe’. (Foto: Sandi Risa Ali).

Cianjur | Sub Kogartap 0606/Bgr, dipimpin Mayor Inf Irwan Suwarna sebagai panitia, menggelar acara nonton bareng (Nobar) film ‘Believe: Takdir, Mimpi, dan Keberanian’ di Bioskop Cinema XXI Citimall, Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Pamoyanan, Cianjur, Jumat (25/7/2025).

Acara ini dihadiri Kepala Staf Komando Garnisun Tetap II/Bdg, Marsma TNI Novlamirsyah, S.E., M.Tr (Han), didampingi Dandim 0608/Cianjur Letkol Kav Yerry Bagus, S.I.P., M.Han, Kajari Cianjur Dr. Kamin, S.H., M.H., Kepala Imigrasi Cianjur Dr. Riky Afrimondy, Danyonif 300R/BJW Mayor Inf Joko Nugroho, M.Tr (Han), serta tokoh masyarakat Cianjur H. Aris Mulkan.

Kepala Staf Komando Garnisun Tetap II/Bdg Marsma TNI Novlamirsyah Gelar Nobar Film ‘Believe’ bersama Forkopimda dan Masyarakat Cianjur.

Film bergenre drama laga berlatar belakang Operasi Seroja di Timor Timur ini sarat nilai perjuangan dan kemanusiaan. Disutradarai oleh Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana, ‘Believe diperankan oleh Ajil Dita (sebagai Agus) dan Adinda Thomas (sebagai Evi).

Ceritanya mengisahkan perjalanan prajurit muda menghadapi realita perang, dihadapkan pada pilihan antara cinta, tugas, dan harapan masa depan.

Marsma Novlamirsyah menyampaikan, melalui nobar ini, kami berharap dapat meningkatkan jiwa nasionalisme, patriotisme, dan rela berkorban bagi keluarga besar Kogartap II/Bdg.

“Nilai-nilai ini harus diimplementasikan baik dalam tugas kedinasan maupun kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Film ini menggambarkan sejarah Operasi Seroja yang dijalankan TNI di Timor Timur.

“Penonton, termasuk masyarakat Cianjur, terharu menyaksikan kisah seorang anak TNI yang bangkit dari keterpurukan untuk melanjutkan perjuangan ayahnya, seorang veteran operasi tempur,” ungkapnya.

H. Aris Mulkan, tokoh masyarakat Cianjur, menambahkan, perjuangan, pengorbanan, dan kesetiaan tergambar jelas dalam film ini.

“Seorang TNI tidak hanya membutuhkan keberanian di medan tempur, tetapi juga doa, kesetiaan, dan kesabaran keluarga yang menanti kepulangannya,” tambahnya.

Sementara itu, Mayor Inf Irwan Suwarna, Ketua Panitia, melaporkan antusiasme masyarakat dengan 545 kursi di tiga teater yang penuh, adapun rinciannya:

– Teater 1 (tayang 19.00 WIB): 222 penonton.

– Teater 2 (tayang 18.55 WIB): 154 penonton.

– Teater 3 (tayang 18.50 WIB): 169 penonton.

“Ini menunjukkan apresiasi masyarakat terhadap film yang menginspirasi sekaligus mengenang sejarah perjuangan TNI,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *