Ini Kata Kepolisian Terkait Meninggalnya Sopir Truk Di Haurwangi

Cianjur | Pihak Kepolisian Sektor Bojongpicung, membenarkan adanya seorang sopir truk yang meninggal dunia akibat gantung diri di bagian kanan pintu depan truk Puso yang sedang parkir di Kebun Sawit Kampung Muhara RT 04/12 Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa 10/09/2024 kemarin.

“Ya, kalau dilihat dari hasil pengecekan awal, dugaan meninggalnya U.R dengan sengaja dinyatakan bunuh diri,” kata AIPDA Asep Cahdi Kanit Reskrim Polsek Bojongpicung kepada wartawan saat dihubungi via WhatsApp.

Baca Juga :

Dugaan tersebut terlihat dari simpul tali hidup, kemudian lidah almarhum tergigit dan tanda-tanda lainnya pun mengarah kesana.

“Tali yang digunakan merupakan tali simpul hidup, kemudian melihat lidah almarhum juga tergigit, jika melihat ciri-ciri seperti itu sama halnya mengarah ke bunuh diri,” sambungnya.

Masih dikatakan Kanit Reskrim Polsek Bojongpicung, U.R bin Nandang merupakan warga kampung Cipetir RT01/08 Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Jawa Barat.

“U.R adalah sopir batangan (Istilah pengemudi), truk yang digunakannya, jadi truk yang digunakannya merupakan pegangan almarhum,” ucapnya menegaskan.

Untuk diketahui, almarhum sudah dibawa ke RSUD Sayang Cianjur oleh keluarga dan pihak kepolisian, namun Pihak keluarga menolak untuk melakukan autopsi dan menganggap sudah takdirnya.

Saat ini korban akan segera di bawa ke rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman oleh pihak keluarga dan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *