Hujan Deras Picu Longsor, Pohon Tumbang, dan Banjir di Kecamatan Campaka
Cianjur | Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Campaka pada Sabtu (9/8/2025) malam menyebabkan sejumlah kejadian darurat, mulai dari tanah longsor, pohon tumbang, hingga banjir, Minggu (10/8/2025).
Akibat peristiwa itu beberapa rumah warga mengalami kerusakan, dan sejumlah keluarga terpaksa mengungsi.
1. Rumah Ambruk Tertimpa Longsor di Desa Cidadap
Kejadian pertama terjadi pukul 19.00 WIB di Kampung Mekarsari, RT 002/RW 002, Desa Cidadap. Hujan lebat memicu longsor yang mengakibatkan bagian dapur sebuah rumah ambruk. Satu kepala keluarga (KK) terdiri dari 4 jiwa terpaksa mengungsi. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Petugas gabungan yang terdiri dari Kepala Desa, Babinsa, Relawan Tagana, dan warga setempat segera melakukan evakuasi dan langkah antisipasi untuk mencegah kerusakan lebih parah.
2. Banjir di Desa Campaka Akibat Luapan Sungai
Tak lama setelahnya, pukul 19.20 WIB, banjir menerjang Kampung Panyairan, RT 002/RW 004, Desa Campaka akibat luapan sungai. Meski tidak ada korban jiwa atau pengungsi, warga membutuhkan bantuan alat penyemprot (alkon) untuk membersihkan sisa lumpur.
3. Pohon Tumbang Timpa Rumah di Desa Sukadana
Pada pukul 19.28 WIB, angin kencang dan hujan deras menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah warga di Kampung Sukaasih, RT 001/RW 003, Desa Sukadana. Satu KK (2 jiwa) mengungsi, dan kerusakan rumah ditaksir senilai Rp20 juta. Tim penanganan membutuhkan chainsaw untuk membersihkan pohon yang tumbang.
4. Longsor di Kampung Cilame, Sukadana
Di waktu yang sama, longsor terjadi di Kampung Cilame, RT 002/RW 008, Desa Sukadana, merusak sebagian rumah. Meski penghuni tidak mengungsi, warga diminta tetap waspada. Kerugian diperkirakan Rp5 juta.
Upaya Penanganan yang dilakukan Korcam Retana Kecamatan Campaka, Romi Setyawan Dahiba, menyatakan bahwa seluruh pihak terkait, termasuk perangkat desa, TNI, dan relawan, telah bergerak cepat untuk menangani dampak bencana.
“Kami terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan BPBD untuk bantuan lebih lanjut,” ujarnya.
Warga diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan menghubungi petugas jika terjadi keadaan darurat. ***








