H. Bayu Maulana Pamungkas Turun Langsung Beri Santunan dan Soroti Penyebab Kecelakaan Maut di Cugenang

H. Bayu Maulana Pamungkas Turun Langsung Beri Santunan dan Soroti Penyebab Kecelakaan Maut di Cugenang. (Foto: Ali).

Cianjur | Terjadinya kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang merenggut nyawa seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Jalan Raya Cianjur-Cipanas, tepatnya di Simpang Raya Cibeureum, Kecamatan Cugenang, pada Senin (22/9/2025) lalu, mendorong Partai Nasdem DPD Kabupaten Cianjur untuk turun langsung memberikan perhatian.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Partai Nasdem Dapil 2, H. Bayu Maulana Pamungkas, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu mengakibatkan satu orang siswi meninggal dunia di tempat.

“Pada Laka Lantas yang terjadi pada hari Senin, 22 September 2025 kemarin, mengakibatkan satu orang siswi meninggal dunia di tempat. Tiga korban lainnya masih menjalani perawatan medis, tetapi dua orang sudah pulang ke rumah meskipun dalam kondisi belum fit, dan satu lagi masih dirawat di RS Bunut Sukabumi,” kata H. Bayu, Selasa (23/9/2025).

Sebagai bentuk kepedulian dan karena lokasi kejadian berada di daerah pemilihannya (dapil), H. Bayu mengaku langsung mendatangi rumah korban untuk memberikan santunan.

“Karena ini dapil saya, jadi saya turun langsung mewakili Partai Nasdem DPD Kabupaten Cianjur. Adapun untuk mengurangi beban para korban, mewakili partai, saya memberikan sumbangan berupa uang sebagai bentuk kepedulian Partai Nasdem kepada masyarakat. Atas nama pribadi juga partai, saya turut berbelasungkawa atas terjadinya peristiwa yang menimpa keluarga korban,” ungkapnya.

Dalam kunjungannya yang cukup panjang, H. Bayu banyak menerima aduan dari masyarakat setempat beserta Ketua RT. Aduan utama terkait kondisi jalan di Kampung Warung Bawang yang dinilai sangat riskan untuk kecelakaan.

Masyarakat menyampaikan bahwa bahu jalan di wilayah tersebut sangat sempit, padahal jalan tersebut ramai dilalui pejalan kaki, termasuk anak sekolah, masyarakat umum, dan pedagang, terutama setiap pagi dan sore hari. Selain itu, penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan tersebut dinilai kurang dan hanya menyala hingga pukul 23.00 WIB.

Merespons aduan tersebut, H. Bayu menyatakan bahwa masyarakat berharap adanya pelebaran bahu jalan untuk pejalan kaki serta penambahan penerangan yang memadai.

“Mudah-mudahan hikmah dari terjadinya Laka Lantas kemarin, apa yang diharapkan masyarakat bisa direalisasikan,” pungkas H. Bayu, menanggapi harapan warga agar kondisi jalan yang berisiko tinggi tersebut segera diperbaiki untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *