Guru Ngaji di Kabupaten Cianjur Keluhkan Insentif yang Belum Cair

Guru Ngaji di Kabupaten Cianjur Keluhkan Insentif yang Belum Cair

Cianjur | Guru ngaji di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengeluhkan dana insentif yang hingga kini belum juga cair. Padahal, biasanya insentif tersebut diberikan bersamaan dengan insentif para ketua RT/RW.

“Biasanya insentif guru ngaji cair bersamaan dengan insentif ketua RT/RW. Namun, insentif ketua RT/RW sudah lama dicairkan, bahkan sebelum Idul Fitri tahun lalu,” ujar Ustadz Abusafaat (45), seorang guru ngaji dari Kecamatan Bojongpicung, Kamis (19/6/2025).

Dia menambahkan, menjelang Ramadan 2024, seluruh guru ngaji diinstruksikan untuk membuat rekening bank karena insentif akan ditransfer melalui salah satu bank yang ditunjuk Pemkab Cianjur.

“Instruksi itu berdasarkan petunjuk dari pihak desa dan Forum Guru Ngaji di setiap kecamatan. Saat itu, kami antre membuat rekening bank dan sudah memilikinya. Namun, hingga sekarang belum ada transfer dari pihak mana pun,” jelasnya.

Bahkan, menurut Ustadz Abusafaat, sebelumnya para guru ngaji menerima insentif dari pemerintah desa setempat bersama ketua RT/RW. Namun, setelah membuat rekening bank, tidak ada realisasi pembayaran.

Salah seorang aparatur Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung, Rahmat (50), membenarkan bahwa banyak guru ngaji yang menanyakan hal tersebut. Namun, pihak desa juga kebingungan karena dana insentif guru ngaji tidak tercantum dalam daftar pencairan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Kami heran, karena dalam ADD hanya ada dana silpa untuk perangkat desa dan BPD. Kami mengira insentif guru ngaji akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Cianjur, Selamat Riyadi, mengakui bahwa insentif guru ngaji memang belum dibagikan. Keterlambatan ini disebabkan oleh masalah administrasi yang perlu diselesaikan terlebih dahulu.

“Kami akan segera menyelesaikan masalah ini, dimulai dengan sosialisasi kepada para guru ngaji di setiap kecamatan di Kabupaten Cianjur. Mohon maaf atas keterlambatan ini,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *