Gubernur Jawa Barat Ultimatum Tambang Ilegal, Bumi Pasundan di Ujung Tanduk?
Cianjur | Gelombang perubahan besar siap menerjang Kabupaten Cianjur, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan nada lantang menyampaikan ultimatum keras ‘seluruh aktivitas tambang galian C ilegal harus gulung tikar’.
Ancaman penutupan total ini disampaikan saat kunjungan kerja di Pendopo Cianjur, Jumat 12/04/2025, dan sontak menyita perhatian ribuan warga yang hadir dalam acara “Cianjur Nyaah Ka Indung”.
Di hadapan khalayak, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengungkapkan keprihatinannya atas kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh praktik penambangan ilegal yang marak di berbagai sudut Cianjur.
Baginya, pelanggaran hukum ini tak bisa lagi ditoleransi.
“Tidak ada kompromi, semua tambang galian C ilegal di Cianjur, titik, harus segera dihentikan operasinya,” serunya dengan penuh keyakinan.
Perintah tegas pun langsung dilayangkan kepada Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat.
Keduanya didesak untuk bergerak cepat melakukan penertiban dan menutup rapat-rapat gerbang tambang-tambang ilegal tersebut.
Menyambut tantangan ini, Bupati Cianjur dr Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan kesiapannya untuk bertindak tanpa menunda.
“Perintah Bapak Gubernur ini jelas dan tegas. Kami akan segera melakukan verifikasi menyeluruh terhadap seluruh tambang galian C di Cianjur. Jika terbukti bodong, tanpa ampun akan kami tutup,” tandasnya, memberikan harapan baru bagi kelestarian lingkungan Cianjur.
Akankah gebrakan ini menjadi babak akhir bagi para penambang ilegal dan awal mula pemulihan “jantung” Jawa Barat?.***








