Dinding Dapur Rumah Kakek 67 Tahun di Cianjur Jebol Diterjang Longsor. (Foto: Sam Apip).
Cianjur | Intensitas hujan lebat yang mengguyur kawasan Kecamatan Haurwangi, Cianjur, selama berjam-jam menyebabkan saluran irigasi dan sungai meluap. Atas peristiwa alam itu mengakibatkan tembok dapur milik keluarga Kandar (67) di Kampung Cimanggu, Desa Cinta, jebol setelah tergerus tanah longsor, Minggu (5/4/2026).
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin malam, sekitar pukul 18.00 hingga 21.00 WIB. Hujan deras tanpa henti membuat saluran irigasi yang melintasi pemukiman warga pun tidak mampu menampung debit air. Bantaran irigasi pun longsor, dan air menggerus dinding belakang rumah Kandar hingga ambruk.
Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, keluarga Kandar harus kehilangan dapur mereka dan menanggung kerugian materi sekitar Rp15 juta rupiah.
“Dinding dapur jebol, hanyut terbawa air. Keluarga Mang Kandar sekarang kesulitan untuk memasak,” ujar Ali Nurdin, Sekretaris Desa Cihea.
Mendapati laporan tersebut, Camat Haurwangi, Yadi Supriyadi, mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat bersama pemerintah desa.
Bersama aparat desa dan warga setempat, ia turun ke lokasi untuk mengevakuasi barang-barang berharga dan memastikan tidak ada korban lain.
“Kami juga sudah mengimbau warga sekitar untuk menjauhi area rawan longsor susulan dan waspada terhadap potongan banjir bandang,” tegas Yadi.
Pihaknya kini tengah mendata kerusakan dan akan segera mengusulkan bantuan perbaikan rumah bagi keluarga Kandar.
Warga di bantaran irigasi dan sungai diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung lebih dari dua jam.








