Diduga Pungli Waktu, Pengusaha Lapor WNA Malah Diberi Ceramah dan Usir Wartawan
Cianjur | Rasa kecewa mendalam dirasakan pengusaha Cianjur, H. Adlan Tavtazani, usai memenuhi undangan klarifikasi Kantor Imigrasi Kelas II Cianjur, Senin (1/12/2025).
Ia bukan hanya dibuat menunggu hampir dua jam, tetapi juga menyaksikan aksi pengusiran terhadap awak media yang hendak meliput.
Adlan diundang pukul 10.00 WIB untuk memberi keterangan soal laporannya terkait seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh berinisial MR yang diduga terlibat penipuan. Namun, pemeriksaan baru dimulai mendekati pukul 12.00 WIB.
“Saya datang tepat waktu, tetapi justru diberi ‘ceramah’ tentang tata cara melapor dan harus menunggu sangat lama. Ini seperti pemborosan waktu yang tidak perlu,” ujar Adlan dengan nada kesal.
Kejadian semakin tidak nyaman ketika petugas Imigrasi, Ikhwan Suprihantoro, mengusir sejumlah wartawan yang menunggu di luar ruangan. Alasannya, pemeriksaan tersebut bersifat internal dan tertutup.
“Padahal, saya mengundang media karena ingin kasus ini transparan. Justru yang terjadi sebaliknya, seolah ada yang ditutup-tutupi,” tambah Adlan.
Ia mendesak Imigrasi Cianjur bekerja lebih profesional dan menghargai waktu masyarakat.
“Jika ada prosedur, jalankan dengan baik tanpa harus membuat pihak yang melapor merasa direndahkan dan dipersulit,” tegasnya.
Hingga kini, Kantor Imigrasi Cianjur belum memberikan tanggapan resmi atas kelambanan pelayanan dan insiden pengusiran jurnalis tersebut.








