Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas Mengambang di Saluran Irigasi Ciranjang. (Foto: Sam Apip).
Cianjur | Bayi baru lahir ditemukan mengambang tak bernyawa mengambang di saluran irigasi di Kampung Pasirnangka, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (24/8/2025) pagi.
Jasad bayi yang pertama kali ditemukan oleh Wahyudin Nurjaman salah seorang warga setempat itu berjenis kelamin laki-laki, sekitar pukul 06.00 WIB.
Saat ditemukan, kondisi fisik bayi masih segar, tali pusarnya masih menempel diperkirakan baru dilahirkan beberapa jam sebelumnya.
“Saya rutin setiap pagi suka memunguti sampah di pinggir jalan dan di saluran irigasi. Pagi tadi saya agak kaget karena mengira itu boneka. Setelah didekati, ternyata adalah seorang bayi baru lahir yang mengambang,” ujar Wahyudin, dikutip dari keterangannya.
Setelah menyadari penemuannya, Wahyudin segera melaporkan hal tersebut kepada Kepala Dusun (Kadus) setempat, Rahman. Tak lama kemudian, pihak berwajib termasuk Bidan Desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa bergegas menuju lokasi yang merupakan area perbatasan antara Desa Sindangjaya dan Kertajaya.
Bidan Desa Sindangjaya, Siti (30), yang turut melakukan pemeriksaan awal menyatakan bahwa jasad bayi tersebut masih dalam kondisi relatif segar dan belum mengeluarkan bau tidak sedap.
“Jasad bayi laki-laki itu masih mulus, kulitnya putih, dan diperkirakan beratnya sekitar 2,5 kg. Tali pusarnya masih menempel,” jelas Siti.
Namun, pemeriksaan lebih lanjut menemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban.
“Terdapat luka di bagian kepala dan lecet di leher yang diduga bekas cekikan,” tambahnya.
Pihak berwenang memperkirakan bayi tersebut dilahirkan sekitar pukul 00.00 WIB dan kemudian dibuang ke saluran irigasi sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat ini, jasad bayi telah dievakuasi oleh tim Inavis Identifikasi Korban Bencana dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur untuk dilakukan autopsi guna menentukan penyebab kematian yang pasti.
Sementara itu pihak Kepolisian juga telah menyelidiki kasus ini untuk menemukan orang tua atau pihak yang bertanggung jawab atas tewasnya bayi malang tersebut. ***








