Assessment Lokasi Tanah Longsor Desa Campakawarna
Cianjur | Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Campakamulya pada Selasa (3/2/2026) siang, memicu bencana tanah longsor di beberapa titik di Desa Campakawarna.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB tersebut mengakibatkan kerusakan properti dan mengganggu akses transportasi.
Berita Terkait:
Berdasarkan laporan assesment tim terpadu, longsoran terjadi di empat titik di Jalan Cisagu-Cisokan sehingga jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Material longsor juga menerjang sejumlah pemukiman di Kampung Neglasari, Lembang, dan Rawabuluh.
Dampak Kerusakan
Kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan. Dua rumah dilaporkan rusak berat dan dua rumah lainnya rusak ringan, total mengakibatkan 4 kepala keluarga (KK) berisikan 16 jiwa harus mengungsi ke rumah kerabat.
Tidak hanya rumah penduduk, sebuah mushola, satu madrasah pengajian, dan sebuah penggilingan padi juga mengalami kerusakan berat. Sebanyak 13 rumah lainnya dinyatakan terancam bahaya longsor susulan.
Penanganan Awal
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Cianjur, pemerintah kecamatan dan desa, kepolisian, Tagana, Retana, serta masyarakat setempat segera melakukan assessment dan koordinasi penanganan.
Pengerjaan pembersihan material longsor di jalan utama kini ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Pihak berwenang juga menghimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan bersiap mengungsi jika hujan deras kembali terjadi, mengingat potensi longsor susulan.
Hingga saat ini, proses pemantauan dan penanganan darurat masih terus berlangsung untuk memastikan keselamatan warga dan memulihkan kondisi lokasi bencana.








