APDESI Sindangbarang Gelar Pelatihan untuk Tingkatkan Kapasitas Perangkat Desa

APDESI Sindangbarang Gelar Pelatihan untuk Tingkatkan Kapasitas Perangkat Desa. (Foto: Net). 

Cianjur | Guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Sindangbarang menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas bagi perangkat desa. Kegiatan ini berlangsung di Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kinerja para perangkat desa sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) masing-masing. Diharapkan, dengan kapasitas yang meningkat, perangkat desa dapat memberikan pelayanan yang prima kepada warga di desanya.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sindangbarang, yang meliputi Camat, Danramil, Kapolsek, serta Sekretaris Camat (Sekmat) dan Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantib). Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan terhadap program ini.

Ketua APDESI Sindangbarang, Surahman, S.Pd., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil koordinasi antara APDESI, Forkopimcam, dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Sindangbarang.

“Peserta yang hadir berjumlah 44 orang, dengan setiap desa mengirimkan 4 perangkatnya, yang terdiri dari Sekretaris Desa, Kasi Pelayanan, Kasi Kesra, dan Kaur Perencanaan,” ujar Surahman.

Ia juga menyampaikan harapannya yang besar melalui pelatihan ini. “Semoga program pemerintah yang sampai ke tingkat desa dapat berjalan lancar dan tidak berbenturan dengan kepentingan masyarakat. Para perangkat diharapkan dapat memahami dan menyampaikan program-program tersebut dengan pendekatan yang manusiawi,” tambahnya.

Dengan demikian, diharapkan masyarakat tidak hanya mengerti dan memahami, tetapi juga mendukung setiap program pemerintah. Dukungan ini dianggap kunci agar program dapat berjalan sesuai rencana dan akhirnya menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *