Akibat Drainase Jelek Depan Kantor PT. Pos Unit Ciranjang Airnya Menggenang Selamanya

Akibat Drainase Jelek Depan Kantor PT. Pos Unit Ciranjang Airnya Menggenang Selamanya

Cianjur | Kondisi drainase di sepanjang Jalan Raya Cianjur – Bandung, tepatnya di sekitar Kampung Pakemitan Curug dan Kampung Kaum, RW 05, Desa Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memprihatinkan.

Saluran air yang diduga tersumbat parah di dekat kantor Bank Mandiri mengakibatkan air hujan meluap dan menggenangi area di depan kantor PT. Pos Unit Ciranjang secara terus-menerus.

Iwan Yusup (50), seorang tokoh masyarakat Kecamatan Ciranjang yang tinggal tak jauh dari lokasi, menduga buruknya pemeliharaan drainase menjadi penyebab utama persoalan ini. Ia menyoroti pembangunan toko, kantor, dan ruko di tepi jalan raya yang diduga tidak memperhatikan dampak lingkungan, termasuk penutupan drainase.

“Saluran air (drainase) di depan gedung Bank Mandiri itu diduga sengaja diurug oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan bahkan dijadikan tempat parkir motor. Akibatnya, saat hujan, air tidak dapat mengalir dan terus menggenang di bagian hulu, tepatnya di depan kantor PT Pos Unit Ciranjang,” ungkap Iwan.

Lebih lanjut, Iwan berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Cianjur, khususnya dinas terkait, dapat meninjau kembali izin pembangunan yang diduga melanggar aturan.

“Kepada Gubernur Jawa Barat, Bupati Cianjur, dan dinas terkait, kami meminta agar izin pembangunan dan izin usaha bagi siapapun yang terbukti melanggar aturan, terutama yang menutup drainase, dicabut,” tegasnya.

Ketua RW 05 Desa Ciranjang, Apih Dudung Tamsil, menambahkan bahwa kondisi drainase di sisi kanan dan kiri jalan raya, mulai dari Kampung Kaum hingga Kampung Curug, juga dalam keadaan dangkal dan tidak terawat. Hal ini menyebabkan luapan air hujan ke tengah jalan.

“Di depan kantor PT Pos Unit Ciranjang, genangan air bisa seperti kolam ikan meskipun hanya hujan sebentar. Ini karena saluran drainase di depan Bank Mandiri tersumbat total dan sulit diperbaiki tanpa pembongkaran menyeluruh,” jelas Apih Dudung.

Ia juga mengungkapkan bahwa masalah ini telah lama terjadi dan sudah beberapa kali dilaporkan ke pihak desa, kecamatan, hingga Pemkab Cianjur, namun belum ada tindakan nyata.

Kepala PT. Pos Unit Ciranjang, Rahmat (48), membenarkan adanya genangan air yang cukup lama di depan kantornya. Ia menyebutkan bahwa trotoar tertutup air setinggi mata kaki orang dewasa, membahayakan dan membuat tidak nyaman para pengguna jalan.

“Kejadian ini sudah kami laporkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ciranjang. Petugas sempat datang dan mencoba memperbaiki, namun terkendala drainase di depan Bank Mandiri yang tertutup total. Informasi terakhir yang kami terima, perbaikan akan dilakukan setelah Lebaran,” pungkas Rahmat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *