Warga Cianjur Protes ke Dinas ESDM, Dugaan Pungli pada Program Subsidi Air Bersih. (Foto: Rhamdani).
Cianjur | Ratusan warga dari berbagai desa di Kabupaten Cianjur mendatangi kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah I Cianjur, Selasa (26/11/2025).
Aksi unjuk rasa ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan pungutan liar (pungli) dalam program pemasangan meteran untuk Sarana Air Bersih yang seharusnya gratis.
Berdasarkan keterangan warga, program yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu dijalankan dengan cara yang tidak semestinya. Mereka mengaku diminta membayar sebesar Rp 400.000 untuk setiap pemasangan meteran, padahal program tersebut dijelaskan sebagai program gratis.
“Kami datang ke sini karena merasa dirugikan. Program dari Gubernur katanya gratis, tapi kami diminta bayar. Kami ingin kejelasan dan tindakan tegas,” tutur salah seorang koordinator aksi.
Menyikapi hal tersebut, pihak Dinas ESDM Wilayah I Cianjur bersedia menerima perwakilan warga untuk berdialog.
Dalam pertemuan itu, pejabat terkait berkomitmen akan menelusuri laporan masyarakat dan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran prosedur.
Hingga saat ini, warga masih menunggu hasil investigasi dan tindak lanjut dari Dinas ESDM, serta berharap pemerintah provinsi dapat memastikan program bantuan sosial berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.








