Dari Daerah “Angker” Jadi Destinasi Hits: Kisah Jay Ubah Wajah Naringgul

Cianjur | Sebuah homestay sederhana bernuansa Sunda di tengah hamparan sawah hijau, Saung Sawah Pondok Citengkor di Kecamatan Naringgul, Cianjur, kini ramai dikunjungi wisatawan. Namun, di balik tren dan viralnya tempat ini, tersimpan sebuah misi mulia yang mengubah citra dan perekonomian sebuah desa.

Dalang dari perubahan ini adalah Jay (45), seorang pemuda lokal yang bercita-cita mengangkat martabat kampung halamannya. Visinya jelas: memanfaatkan potensi alam Naringgul yang memesona untuk membuka lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat sekitar.

“Yang menarik, kawasan ini dulunya bisa dibilang memiliki kesan ‘seram’ dan sepi. Kini, di tempat yang sama, wisatawan bisa menikmati keindahan alam sambil menyaksikan langsung kehadiran burung Elang Jawa dan mendengar suara Owa Jawa,” tutur Jay, Jumat (17/10).

Transformasi itu berawal dari ide sederhana. Awalnya, Jay dan warga hanya ingin membangun tempat peristirahatan bagi pelintas. Namun, ketenangan dan keasrian alamnya justru memikat banyak orang. Dari sanalah, konsep itu berevolusi menjadi homestay dan destinasi wisata keluarga yang lengkap.

“Konsep kita adalah mengangkat kembali budaya Sunda yang semakin tergerus zaman. Kita lestarikan lagi melalui suasana dan pengalaman yang kita tawarkan,” jelasnya.

Pengunjung tidak hanya disuguhi pemandangan langsung ke Air Terjun Cilukut, tetapi juga dapat merasakan pengalaman berkeliling sawah dan menikmati kuliner khas Sunda, seperti Goreng Emplod. Semua fasilitas pendukung seperti warung kopi (warkop), musala, toilet, dan area parkir yang luas juga telah disediakan.

Yang tak kalah menarik, Jay menerapkan kebijakan tiket masuk gratis. “Kami tidak memungut biaya masuk. Silakan datang untuk berlibur dan berfoto-foto. Yang kami kenakan biaya hanya untuk jajan, makan, menginap, atau menyewa tenda bagi yang ingin berkeming,” paparnya.

Kebijakan ini menunjukkan komitmennya bahwa pariwisata yang inklusif dan memberdayakan adalah kunci. Kehadiran Pondok Citengkor diharapkan menjadi berkah dan sumber ekonomi baru, bukan hanya bagi pengelola, tapi terlebih bagi warga sekitar.

“Harapannya, Homestay Pondok Citengkor bisa terus berkembang dan maju, sehingga kami dapat menambah fasilitas-fasilitas lain untuk kenyamanan pengunjung,” pungkas Jay.

Bagi para warganet yang memujinya, Saung Sawah Citengkor bukan sekadar tempat hits. Tempat ini menawarkan paket lengkap: “healing alami”, pelestarian budaya, dan cerita inspiratif tentang sebuah desa yang bangkit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *