Cianjur | Pelaksanaan pemilu serentak sebentar lagi akan dilaksanakan, maka perangkat Pemilu serentak sekarang tengah sibuk melakukan tugas, seperti halnya jajaran Panwascam Ciranjang , sekarang melaksanakan pelantikan dan Bimtek 254 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang hadir dari 9 desa yang ada di Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Senin (22/01/24).
Pelantikan dan Bimtek tersebut, dilaksanakan di aula Desa Kertajaya Ciranjang, selain Ketua, anggota dan Kesekretariatan Panwascam Ciranjang, nampak hadir pula Anggota Bawaslu Kabupaten Cianjur, Forkompincam Ciranjang, Bhabinkamtibmas Babinsa desa setempat seluruh Kepala Desa dan seluruh Panwas Kelurahan dan Desa (PKD) yang ada di Kecamatan Ciranjang.

Ketua Panwascam Ciranjang Bedriyono Sugiharto menjelaskan, setelah selesai melaksanakan rekrutmen seleksi calon PTPS selama sepekan, akhirnya Panwascam Ciranjang mampu menetapkan 254 calon PTPS dan sekarang pihaknya melaksanakan pelantikan dan Bimtek, hal itu merupakan tahapan kinerja Panwascam.
Seluruh PTPS itu merupakan suatu ujung tombak yang bertugas di lapangan khusunya bertugas mengawasi pada pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara di setiap TPS yang ada di setiap pelosok kampung yang ada di 9 desa yang ada di Kecamatan Ciranjang.
“Selain PKD yang melaksanakan tugas di lapangan juga PTPS yang notabene selaku ujung tombak pelaksana pengawasan pada pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara di TPS, dengan adanya itu diharapkan seluruh anggota PTPS mampu melakukan tugas sesuai aturan yang berlaku dan pelaksanaan pemilu serentak terlaksana dengan baik dan tidak menggunakan hal yang tidak diinginkan semua pihak,” Ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Nanggalamekar juga selaku Ketua APDESI Kecamatan Ciranjang Hilman S.Com menambahkan, seluruh Kepala Desa menghadiri Pelantikan dan Bimtek PTPS itu memenuhi undangan Panwascam Ciranjang. Karena anggota PTPS yang merupakan warga Desa Nanggalamekar nantinya akan bertugas pengawasan pada pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara di 13 TPS yang ada di wilayah Desa Nanggalamekar.
“Maka dengan itu diharapkan pada pelaksanaan pemilu serentak nanti terlaksana dengan kondusif juga diharapkan pada seluruh warga desa Nanggalamekar jangan jadi masalah apalagi menimbulkan hal yang tidak diinginkan, jika beda pilihan atau usungan itu merupakan bentuk demokrasi,” tambahnya.








